Disinformasi Digital dan Opini Miring dalam Diskursus Politik: Analisis Konten Platform X terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia

Data Science : Disinformasi Opini Miring Pemmerintah Indonesia

Authors

  • Tris Finalia Data Science, Universitas Matana Author
  • Novi Hardiansyah Informatika, Universitas Matana Author

DOI:

https://doi.org/10.46491/

Keywords:

Negative Framing, Government Policy, Sentiment Analysis, Political Communication, Data Science

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena disinformasi digital dan konstruksi opini miring (negative framing) yang ditimbulkan oleh kegaduhan informasi seputar kebijakan pemerintah Indonesia di platform X/Twitter. Dengan menggunakan pendekatan analisis konten kuantitatif berbasis komputasional dan analisis sentimen otomatis, penelitian ini menganalisis empat puluh delapan ribu tujuh ratus dua puluh tweet yang dikumpulkan selama periode Januari hingga Juni 2024 melalui teknik purposive crawling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar lima puluh satu koma enam persen dari keseluruhan konten menampilkan sentimen negatif terhadap kebijakan pemerintah, dengan topik Hukum dan Peradilan mencatat proporsi sentimen negatif tertinggi sebesar tujuh puluh satu koma empat persen. Lebih jauh, analisis propagasi konten mengungkap bahwa disinformasi menyebar rata-rata lima koma empat kali lebih cepat dibandingkan klarifikasi resmi pemerintah dalam dua puluh empat jam pertama, dengan rasio disinformasi terhadap klarifikasi yang meningkat dari 1,78:1 pada Januari menjadi 2,73:1 pada Juni 2024. Sebesar tiga puluh empat koma tujuh persen konten disinformasi bersumber dari akun berkarakteristik bot, sementara enam puluh lima koma tiga persen dari konten yang paling viral teridentifikasi mengandung setidaknya satu elemen informasi yang tidak akurat atau menyesatkan. Temuan ini mendesak adanya reformasi strategi komunikasi pemerintah yang lebih responsif, proaktif, dan berbasis bukti, sekaligus memperkuat urgensi kerangka regulasi platform digital yang mengutamakan integritas informasi publik

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-03-23